Menurut dia, pembentukan paguyuban juga perlu dibuat di tempat lainnya seperti di pusat kuliner Pandara-Kananga, juga di taman Nukila.
Tauhid juga memastikan, pedagang yang mengisi pusat kuliner adalah pedagang yang saat proyek revitalisasi dilaksanakan sempat direlokasi sementara ke Kota Baru maupun di depan Benteng Oranje.
“Ini dulu adalah tempat dimiliki oleh orang-orang ini, hanya direvitalisasi,” kata dia.
Di lain hal, orang nomor satu di Kota Ternate ini pun memberikan apresiasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkungan Pemkot Ternate yang telah bekerja keras sepanjang tahun 2023, begitu juga kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada pemerintah.
Atas kerja kolaborasi semua pihak ini, lanjut Tauhid, Kota Ternate mampu meraih banyak penghargaan dari pemerintah pusat, dalam tahun 2023.
“Dengan apresiasi tersebut berarti menjadi tantangan, ke depan di tahun 2024 semestinya kita harus lebih bergiat lagi untuk bekerja supaya dapat apresiasi. Memang itu bukan tujuan, itu cuma alat dalam rangka bagaimana meningkatkan kinerja, ukurannya apa? menuju ke kesejahteraan,” jelas dia.
Ia menambahkan, pada tahun baru 2024 ini tantangan jauh lebih besar dibandingkan tahun 2023. Sebab itu, pada 2023 lalu semua pekerjaan dimaksimalkan meski banyak pula keterbatasan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.