Sebagai mahasiswa dan warga pada umumnya, kita pun harus berani menggugat jargonisasi dan banalitas praktik politik kita dewasa ini. Pelaksanaan Pancasila dan sosialisme, bagian tak terpisahkan dari peran gerakan sosial intelektual bernyali. Siapapun itu di jalan panjang perjuangan politik memikul beban agar politik tidak dikuasai kelompok intelektual jargonis “membeo”. Semoga. (*)
Tag Terkait:
Terkait
Terkini
Perkara
Kejari Morotai Segera Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana BUMDes
32 menit yang lalu
Perkara
Kuasa Hukum Korban Apresiasi Gerak Cepat Polres Halmahera Barat Tangani Pembunuhan Bataka
3 jam yang lalu
Penting Dibaca
Kepulangan Sang Putra Terbaik: Haru Selimuti Pemakaman Kembali “Haji Bur” di Tanah Ternate
7 jam yang lalu
Rupa-rupa
Tenun Tidore yang Terlahir Kembali: Dari Pulau Rempah Menuju Jantung Kota Berlin
9 jam yang lalu


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.