“Hal ini mestinya menjadi tambahan semangat bagi gerakan mahasiswa dan gerakan rakyat prodemokrasi untuk tidak surut dalam menyuarakan kebenaran dan menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan menuntut penghormatan dan pemenuhan hak asasi manusia rakyat Papua,” ujar Al Walid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyatakan solidaritas dan dukungan kepada empat mahasiswa korban DO Rektor Unkhair. Kami berharap gerakan solidaritas dan demokrasi terus tumbuh mengingat masih banyak orang yang dikriminalisasi hanya karena menyuarakan permasalahan HAM di Indonesia secara umum dan di Papua secara khusus,” tandasnya.