Tandaseru — Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, menilai sikap Kepala Bagian Pemerintahan tak beretika menanggapi keluhan masyarakat dan upaya konfirmasi awak media.

Hal ini diungkapkan Ketua LMND Morotai, Fajri Hamzah, kepada tandaseru.com, Minggu (4/4). LMND pun mendesak Bupati Benny Laos mengganti oknum pejabat tersebut.

“Saat ini publik ramai membahas sikap dan etika pejabat publik yang amburadul, yang berawal dari keluhan pemilik lahan TPA soal pembayaran ganti rugi lahan yang belum dilunasi Pemerintah Daerah,” tutur Fajri.

Sikap Kabag tersebut, kata Fajri, tidak mencerminkan etika birokrasi yang seharusnya terhadap publik.

“Ucapan kotor dan busuk terhadap media (wartawan, red) dan pemilik lahan dengan bahasa ‘makan anjing’ tidak bisa dterima. Seorang pejabat tidak semestinya menyampaikan hal seperti itu,” kecamnya.

Mahasiswa Universitas Pasifik Morotai ini menilai Bupati salah mengangkat pejabat dengan tabiat serupa itu.

“Saya kira Bupati salah orang mengangkat seorang pejabat menduduki jabatan itu. Orang dengan etika seperti itu tidak pantas diangkat sebagai,” tegas Fajri.

“Untuk itu Bupati harus ganti Kabag Pemerintahan, jangan pelihara orang seperti itu di birokrasi pemerintahan Morotai,” tandasnya.