Tandaseru — Universitas Khairun Ternate, Maluku Utara, menggelar seminar nasional Pusat Studi Melanesia bertajuk “Masa Depan Indonesia dan Peran Maluku Utara sebagai Episentrum di Kawasan Melanesia”, Selasa (8/8). Seminar ini berlangsung di Aula Nuku Gedung Rektorat.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana Dra. Nurprihatina Hasan, M.Hum menjelaskan, narasumber utama dalam seminar adalah Rektor Universitas Khairun, Kepala Badan BSKLN Kemlu RI, Sultan Tidore, Dekan FIB UGM, dan Ketua Pusat Studi Indo Pasifik Universitas Cendrawasih.

“Tujuan utama seminar nasional kita pada hari ini adalah memberikan wadah bagi para pemangku kepentingan untuk saling berbagi pandangan dan ide tentang Kawasan Melanesia dan kontribusi-kontribusi pengembangan yang kiranya dapat kita upayakan,” jelasnya.

Sebelum sesi pemaparan materi dari para narasumber, akan dilakukan penandatanganan MoU antara Kepala BSKLN Kemlu RI dengan Rektor Universitas Khairun terkait Pembentukan Pusat Studi Melanesia dan rencana program-program kerja sama lainnya.

“Kami sampaikan, semoga kerja sama yang dilaksanakan mulai pada hari ini dapat memberikan kontribusi yang baik dan bermakna pada Maluku Utara, bangsa dan Negara Republik Indonesia yang kita cintai, mendorong pertumbuhan dan perkembangan kawasan Melanesia serta memajukan masa depan Indonesia secara keseluruhan,” terangnya.

Sementara itu, Rektor Unkhair Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum menyampaikan, isu Melanesia ini menjadi isu penting di berbagai perguruan tinggi khususnya kawasan Melanesia.