Tandaseru – Dua warga yang berprofesi sebagai penebang pohon ditemukan meninggal dunia setelah tertimpa pohon, Selasa (13/10/2026). Kedua korban tertimpa saat melakukan penebangan kayu di kawasan hutan Desa Amasing Kali, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Kedua korban diidentifikasi bernama Taufik Amran (34 tahun), warga Desa Madapolo, dan Rizki Soleman (44 tahun), warga Amasing Kota. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui anak korban bernama Dimas yang menemukan keberadaan keduanya di dalam hutan. Dimas kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar untuk meminta bantuan evakuasi.

Proses evakuasi berjalan cukup lama dan memakan waktu akibat medan hutan yang terjal serta berjarak sekitar 3 kilometer dari pemukiman warga. Jenazah kedua korban baru berhasil dievakuasi keluar dari hutan dan tiba di kediaman rumah duka Desa Amasing Kali sekitar pukul 18.09 WIT sore menggunakan mobil ambulans desa.

Isak tangis histeris dari ratusan warga dan keluarga tak terbendung saat jenazah diturunkan dari mobil ambulans. Di lokasi rumah duka, tampak hadir jajaran kepolisian dari Polres Halmahera Selatan bersama tim Basarnas.

Akibat insiden tersebut, kedua korban mengalami luka yang sangat parah. Bahkan, salah satu badan korban hancur akibat kerasnya hantaman kayu pohon yang tumbang.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Halmahera Selatan IPTU Wahyu Hermawan membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kerja yang menewaskan dua penebang kayu tersebut. Ia menjelaskan, pihak kepolisian tidak melakukan proses otopsi karena adanya penolakan dari pihak keluarga korban.

“Kita sudah minta ke keluarga untuk diotopsi tapi mereka menolak dengan alasan ini murni kecelakaan,” ujar Wahyu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kedua jenazah korban rencananya akan langsung dimakamkan malam ini di tempat pemakaman umum Desa Amasing Kali.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter