Tandaseru — Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, mewakili Bupati menghadiri dan mengikuti panen perdana Demonstration Plot (Demplot) Bawang Merah Varietas Bima Brebes di Desa Tutuling Jaya, Kecamatan Wasile Timur.
Komoditas tersebut dikembangkan oleh Kelompok Tani Sumber Rejeki sebagai bagian dari upaya pengembangan komoditas pangan strategis, peningkatan produktivitas pertanian, serta kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara, Handi Susila, menyampaikan pengembangan bawang merah berperan penting menjaga ketersediaan pasokan, mengurangi ketergantungan dari luar daerah, menjaga stabilitas harga, serta mengendalikan inflasi pada kelompok volatile food. BI berkomitmen mendukung penguatan sektor pertanian melalui sinergi bersama pemerintah daerah, kelompok tani, pondok pesantren, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Upaya ini diharapkan mampu mendukung pengendalian inflasi, khususnya pada kelompok pangan bergejolak atau volatile food, memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan kelembagaan dan ekosistem agribisnis,” ujar Handi.
Dalam kesempatan yang sama, Sekda Ricky Chairul Richfat mengapresiasi dukungan BI dan meminta Kelompok Tani Sumber Rejeki serta masyarakat Desa Tutuling Jaya memanfaatkan program ini secara maksimal agar memberikan dampak nyata secara berkelanjutan.
“Program ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kita berharap pengembangan bawang merah ini tidak berhenti pada panen perdana, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan petani,” ungkap Ricky.
Ricky menambahkan, hasil panen perdana ini akan dilaporkan kepada Bupati. Pemda Halmahera Timur juga merencanakan kunjungan ke kantor Bank Indonesia untuk membahas peluang penguatan sinergi program pertanian secara berkelanjutan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur kami menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah bersinergi dengan para petani kami. Panen perdana hari ini menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi dan pendampingan yang baik, potensi pertanian daerah dapat terus dikembangkan,” pungkasnya.
Kegiatan panen perdana ini diharapkan menjadi langkah awal perluasan budi daya bawang merah di Halmahera Timur guna memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas ekonomi, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.