Tandaseru — Kabut asap pekat yang mengganggu jarak pandang membuat penerbangan di Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara, lumpuh total sejak Senin (12/10) hingga Selasa (13/10/2026). Akibat tak stabilnya kondisi cuaca di udara, setidaknya lima maskapai penerbangan resmi membatalkan keberangkatan (cancel) dan memicu penumpukan ratusan calon penumpang di area terminal hingga pintu masuk bandara.
Pantauan di lokasi menunjukkan situasi sempat memanas saat para calon penumpang terlibat adu mulut dengan petugas maskapai. Warga tak mampu menyembunyikan kekesalannya karena harus bolak-balik ke bandara tanpa mendapat kepastian kapan mereka dapat diberangkatkan.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada lapisan 3.000 kaki, angin dominan yang bertiup dari arah tenggara berpotensi membawa sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Halmahera dan Papua bagian selatan menuju Maluku Utara. Kondisi ini diperkirakan masih berpotensi bertahan selama beberapa hari ke depan.
Laporan resmi BLU UPBU Kelas II Sultan Babullah Ternate pada pukul 14.30 WIT mencatat jarak pandang terbatas di angka 2 kilometer. Meski status bandara berada dalam kondisi open (tetap beroperasi), tidak ada satu pun aktivitas keberangkatan maupun kedatangan pesawat yang berhasil terlaksana.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Sultan Babullah Ternate, Sigit Budiarto, mengonfirmasi pembatalan massal serta gangguan jadwal yang dialami berbagai maskapai tersebut.
“Memang benar sejak kemarin hingga kini beberapa maskapai cancel penerbangan. Sekarang ada 5 maskapai yang cancel penerbangan. Saat ini upaya kita untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tunda keberangkatan salah satunya meng-update terus informasi ke masyarakat,” kata Sigit.
“Untuk sementara seluruh maskapai delay. Sementara ada yang terbang ke bandara lain karena tidak bisa landing pagi,” tambahnya terkait kondisi operasional sejak hari sebelumnya.
Berdasarkan rincian data monitoring penerbangan terjadwal periode pukul 06.00 hingga 18.30 WIT, rincian penerbangan yang terdampak meliputi:
- Garuda Indonesia: GA-648 / GA-649 (Jakarta – Ternate – Jakarta) status cancel.
- Batik Air: ID-6140 / ID-6141 (Jakarta – Ternate – Jakarta) status cancel.
- Sriwijaya Air: SJ-698 / SJ-692 (Ternate – Manado – Makassar) serta SJ-693 / SJ-699 status cancel.
- TransNusa: 8B292 / 8B296 (Manado – Ternate – Manado) status cancel.
- Susi Air: SQS6168 (Ternate – Mangoli – Buli) status cancel.
- Wings Air: IW-1181 / IW-1180 dan IW-1173 / IW-1174 status cancel.
- Lion Air: JT-896 / JT-897 (Makassar – Ternate – Makassar) status cancel.
- Sementara penerbangan JT-868 / JT-869 (Surabaya – Ternate – Surabaya) diputuskan mengalami pengalihan rute (divert) hingga akhirnya Return to Base (RTB) kembali ke Bandara Juanda, Surabaya.
Otoritas bandara mengimbau seluruh calon penumpang untuk tetap tenang serta terus memantau kanal resmi maskapai masing-masing guna memperoleh kepastian pengalihan jadwal, reschedule, maupun pengurusan hak penerbangan lanjutan, sembari koordinasi aspek keselamatan terus dilakukan.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.