Tandaseru — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengimbau seluruh masyarakat di wilayahnya untuk tidak membakar sampah secara sembarangan. Imbauan ini dikeluarkan guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang masih berlangsung di Morotai.
Kepala DLH Nurhayati meminta warga senantiasa menjaga kebersihan lingkungan rumah tangga tanpa harus memusnahkan sampah dengan cara dibakar. Menurutnya, pembuangan sampah yang teratur akan sangat membantu efektivitas kerja petugas di lapangan.
“Jadi kami mengimbau ke masyarakat Morotai mari kita menjaga kebersihan sampahnya jangan dibakar, tolong membuang sampai pada tanpanya dan sampahnya dikemas yang baik supaya kami dari DLH punya satgas sapu lebih muda memungut sampah,” ujar Nurhayati, Kamis (3/8/2026).
Nurhayati menjelaskan, DLH telah menyiagakan satgas mobil bak sampah dengan jadwal pengangkutan pada sore dan subuh hari. Jadwal ini disesuaikan dengan pola aktivitas warga, mengingat volume sampah rumah tangga umumnya paling banyak dikeluarkan pada malam hari.
Selain risiko Karhutla, pemusnahan sampah dengan cara dibakar juga memperburuk kualitas udara setempat. Berkurangnya vegetasi di wilayah tersebut turut memengaruhi kondisi lingkungan harian warga.
“Kami imbau untuk sampah tidak dibakar. Selain untuk mencegah karena adanya musim kemarau panjang, kemudian terjadi kebakaran di mana-mana. Saya berharap kita bersama jaga mencegah kebakaran lingkungan,” imbaunya.
Ia juga menambahkan bahaya polusi yang ditimbulkan dari asap pembakaran tersebut.
“Tidak membakar sampah sembarang karena itu pencemaran udara, terus semak belukar di Morotai hampir habis, jadi kondisi udara kita tidak baik-baik saja. Mohon untuk tidak lagi membakar sampah karena selain untuk mencegah kebakaran, kita melindungi lingkungan yang sehat untuk pencemaran udara,” tandasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.