Tandaseru — Umat Katolik di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, merayakan Yubileum ke-25 Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Perayaan pesta perak tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan iman sekaligus penguatan semangat pelayanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Rangkaian perayaan diawali dengan misa pagi yang diikuti umat Katolik se-Halmahera Barat dan dipimpin langsung Uskup Diosis Amboina, Monsinyur Zeno Ngutra, Rabu (2/9/2026).
Perayaan bersejarah tersebut kemudian ditutup dengan pesta malam puncak yang dihadiri sejumlah tokoh penting di Halmahera Barat, seperti Bupati James Uang, Wakil Bupati Djufri Muhamad, Ketua DPRD Ibnu Saud Kadim, Kapolres, Kajari, Danyonif 732/Banau, Kepala Kantor Kementerian Agama, para uskup, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati James Uang menegaskan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan pelayanan publik. Menurutnya, pembangunan manusia yang beriman, berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemajuan daerah.
“Karena itu, gereja bersama lembaga-lembaga keagamaan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk manusia Halmahera Barat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan kuat secara moral,” ujar James.
James berharap peringatan Yubileum ke-25 Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi titik awal untuk memperkuat pelayanan gereja yang semakin terbuka, inklusif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Gereja hendaknya terus menjadi rumah bagi penguatan iman, tempat bertumbuhnya generasi muda, ruang pembentukan karakter, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan kehidupan masyarakat yang damai, sehat, maju, dan sejahtera,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Yubileum ke-25 Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo yang juga Sekretaris Daerah Halmahera Barat, Julius Marau, menjelaskan perayaan tersebut memiliki sejumlah tujuan, baik secara umum maupun khusus.
Menurut Julius, tujuan umum perayaan Yubileum adalah sebagai ungkapan syukur kepada Allah atas penyertaan, rahmat, dan perkembangan iman umat selama 25 tahun perjalanan Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo. Selain itu, Yubileum juga menjadi momentum pembaruan iman dan kehidupan rohani umat melalui refleksi, rekonsiliasi, serta penguatan kembali semangat pelayanan.
“Momentum pesta perak ini menjadi waktu refleksi, rekonsiliasi, dan pembaruan rohani agar seluruh umat semakin dewasa dalam iman serta meneladani semangat misionaris Santo Fransiskus Xaverius,” jelas Julius.
Ia menambahkan, terdapat empat tujuan khusus dalam perayaan tersebut. Pertama, meningkatkan persekutuan atau komunio dengan mempererat persaudaraan antarumat di tingkat stasi, lingkungan, wilayah, hingga kategori katekese.
Kedua, merevitalisasi semangat misionaris agar umat semakin aktif terlibat dalam pelayanan Gereja dan menjadi saksi Kristus di tengah kehidupan masyarakat Jailolo yang majemuk.
Tujuan ketiga adalah melakukan evaluasi dan proyeksi pastoral dengan menengok kembali perjalanan paroki selama 25 tahun, mengevaluasi pelayanan yang telah berjalan, sekaligus merumuskan arah pelayanan yang lebih relevan pada masa depan.
Sementara itu, tujuan keempat adalah memperkuat toleransi dan kesaksian sosial melalui hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah maupun masyarakat lintas agama demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan bersama di Kabupaten Halmahera Barat.
Tak hanya menggelar kegiatan keagamaan, rangkaian Yubileum ke-25 Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Panitia melaksanakan pelayanan kepada anak yatim, penyaluran bantuan bagi panti asuhan, pemeriksaan mata gratis, serta pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan gula darah, asam urat, dan kolesterol bagi masyarakat. Selain itu, panitia menyalurkan air bersih dan menggelar sejumlah kegiatan sosial lainnya sebagai bentuk nyata kepedulian paroki kepada masyarakat.
Melalui perayaan Yubileum ke-25 ini, Paroki Santo Fransiskus Xaverius Jailolo diharapkan terus memperkuat pelayanan iman, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat Halmahera Barat yang damai, harmonis, dan sejahtera.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.