Tandaseru — Seorang pria lanjut usia bernama La Muhasa (70 tahun), warga Desa Lede, meninggal dunia usai diterkam buaya di teluk Desa Langganu, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Rabu (12/8/2026). Korban diterkam predator tersebut saat sedang melaut untuk mencari kerang atau bia kima.
Peristiwa naas itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.15 WIT. Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Lede dalam kondisi kritis, namun nyawanya tidak tertolong setelah sempat mendapatkan perawatan medis selama kurang lebih 10 menit.
Kapolres Pulau Taliabu AKBP Adnan Wahyu Kashogi mengonfirmasi kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan fisik, korban mengalami luka parah akibat serangan binatang buas tersebut.
“Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, dan memiliki beberapa luka sabetan akibat gigitan buaya,” ungkap Adnan.
Kejadian bermula ketika korban yang sehari-hari dikenal sering melaut berpamitan kepada keluarga sekitar pukul 12.00 WIT untuk mencari bia kima. Hasil tangkapan tersebut biasanya dijual korban untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sekitar pukul 13.25 WIT, warga yang berada di sekitar teluk Desa Langganu dikagetkan oleh teriakan histeris korban dari arah laut.
“Ciciadin tolong, saya digigit buaya,” teriak korban sebagaimana ditirukan saksi di lokasi kejadian.
Mendengar jeritan tersebut, warga langsung berlari menuju titik lokasi kejadian, namun sosok korban sempat hilang dari permukaan air. Sekitar 15 menit kemudian, tubuh korban muncul kembali ke permukaan. Warga setempat bergerak cepat mengevakuasi korban ke tepi teluk dan membawanya menuju fasilitas kesehatan terdekat.
“Melihat korban sudah tidak sadarkan diri, beberapa saat kemudian korban dilarikan ke Puskesmas Lede, namun naas setelah kurang lebih 10 menit ditangani, nyawa korban sudah tidak tertolong,” terang Adnan.
Pihak kepolisian mengonfirmasi korban dinyatakan meninggal dunia sekitar satu jam setelah dirujuk dan mendapatkan penanganan intensif di Puskesmas Lede.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.