Tandaseru – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jiko Banau, Desa Tuada, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, resmi menebar 200.000 benur udang vaname, Kamis (16/7/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa berbasis potensi kelautan lokal.

Benur udang berkualitas jenis PL-10 tersebut disebar di dua lokasi tambak yang terletak di wilayah RT 001 dan RT 004 Desa Tuada.

Sarana Edukasi dan Pendampingan Berkelanjutan

Koordinator TEKAD Kabupaten Halmahera Barat, Amin Raden, menjelaskan selain berfokus pada peningkatan produksi, proyek budidaya ini juga dirancang sebagai media pembelajaran bagi masyarakat setempat.

“Kegiatan ini menjadi sarana belajar bagi warga dan pembudidaya agar dapat memahami teknik budidaya udang vaname yang baik, efektif, dan ramah lingkungan,” ujar Amin.

Amin menambahkan, Program TEKAD berkomitmen untuk terus mengawal dan mendampingi BUMDes Jiko Banau. Sebelumnya, pada tahun 2025, BUMDes ini telah mendapatkan suntikan dana bantuan dari Investment Fund (IF) dan Rural Income Generation and Development (RITD) untuk optimalisasi usaha. Hasil panen dari tebar benur kali ini diproyeksikan sudah bisa dinikmati dalam waktu tiga bulan ke depan.

Mendorong PADes dan Lapangan Kerja Baru

Apresiasi senada juga disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Halmahera Barat, Fadli Husein. Menurutnya, inovasi yang dilakukan BUMDes Jiko Banau merupakan langkah strategis untuk menjaga produktivitas sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Beberapa dampak positif yang diharapkan dari program ini antara lain:

  • Peningkatan PADes: Menjadi sumber pendapatan baru bagi kas Pemerintah Desa Tuada.
  • Penyediaan Lapangan Kerja: Menyerap tenaga kerja lokal di sektor budidaya tambak.
  • Kemandirian Ekonomi: Mengurangi ketergantungan ekonomi desa pada sektor eksternal.

“BUMDes ini terbukti berhasil menciptakan lapangan kerja langsung bagi masyarakat sekitar. Kami berharap usaha budidaya udang vaname ini terus berjalan konsisten, berkelanjutan, dan membawa dampak ekonomi yang jauh lebih luas,” pungkas Fadli.

Sahril Abdullah
Editor
Mardi Hamid
Reporter