Tandaseru – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku Utara bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Selatan ke-23.

Rangkaian acara yang mengusung tema “Sinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya, Tingkatkan Pelayanan” ini resmi dibuka pada Selasa (9/6/2026) di Lapangan UMKM Milenial, Labuha, dan akan berlangsung hingga 16 Juni 2026.

Opening Ceremony tersebut dihadiri Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin, Sekretaris Daerah Abdillah Kamarullah, Ketua DPRD, perwakilan DPR RI, jajaran Forkopimda, instansi vertikal, akademisi, serta para pelaku usaha.

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin mengapresiasi capaian makro daerah, di mana pertumbuhan ekonomi Halmahera Selatan pada tahun 2025 berhasil mencapai 37,33 persen, melampaui rata-rata nasional dan Provinsi Maluku Utara. Meski begitu, ia mengingatkan adanya tantangan seperti konektivitas antarpulau dan pemerataan infrastruktur.

“Kita tidak boleh lelah, tidak boleh berhenti, dan tidak boleh terpecah dalam semangat membangun Halmahera Selatan, Bumi Saruma tercinta,” tegas Helmi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah, menyampaikan terima kasih khusus kepada KPwBI Maluku Utara atas komitmennya menghidupkan ekonomi kerakyatan. Rangkaian HUT ke-23 ini diramaikan oleh berbagai kegiatan mulai dari mall pelayanan publik, job fair, pameran UMKM, simposium nasional ISEI, konser Band Jamrud pada 14 Juni, hingga Tabligh Akbar menyambut 1 Muharram 1448 H pada penutupan acara.

Komitmen Bank Indonesia Dorong UMKM Bumi Saruma

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Handi Susila, mengungkapkan Halmahera Selatan merupakan salah satu kontributor UMKM terbesar di Maluku Utara, dengan total sekitar 48 ribu pelaku usaha atau hampir seperempat dari total UMKM di provinsi tersebut.

“Namun demikian, sebagian besar pelaku usaha masih berada pada skala mikro, sehingga diperlukan upaya peningkatan produktivitas dan perluasan akses pasar melalui sinergi berbagai pihak,” kata Handi.

Sebagai bentuk dukungan nyata, KPwBI Maluku Utara telah menyalurkan berbagai bantuan sektor produktif, seperti sarana produksi untuk KSU Putri Bajo, fasilitas listrik dan cold storage bagi Kelompok Nelayan Ginoti di Desa Pigaraja, serta in-store dryer untuk Gapoktan Bersatu Untuk Maju di Gane Timur.

Pada momen HUT ini, BI juga menghadirkan program Gerakan Maluku Utara Sertifikasi Halal Gratis (GEMA SEHATI), program WAKAFEIN, pelatihan kewirausahaan, serta ToT pendamping UMKM.

Handi menambahkan, lewat program Serangkaian Kurasi Wirausaha dan UMKM Unggulan Bank Indonesia (SERUMBI) 2026, empat UMKM lokal asal Halmahera Selatan berhasil lolos ke tahap bootcamp, yaitu Batik Citra Bacan, Nana Wah Taba, Dwita, dan Basayangang.

Ke depan, BI berkomitmen memperkuat sektor riil dan ekonomi syariah di Halmahera Selatan melalui bantuan sistem sprinkler untuk Kelompok Tani Bawang Merah di Desa Wayamiga, integrasi budidaya peternakan Gapoktan, serta pengusulan Halmahera Selatan sebagai Kota Wakaf.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter