Tandaseru — Seorang pemuda berinisial R (20 tahun) yang berprofesi sebagai tukang bangunan ditemukan tewas dalam kondisi tergantung pada sebuah pohon jambu air di Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (15/5/2026). Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 05.00 WIT saat suasana masih remang-remang.

Grafis: Tandaseru.com

Kasi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, mewakili Kapolres AKBP Anita Ratna Yulianto, mengonfirmasi identitas korban dan kronologi penemuan jasad tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, awalnya seorang warga yang sedang membersihkan halaman rumah melihat sosok bayangan di atas pohon, namun saksi sempat menduga hal tersebut adalah gangguan gaib. Kesadaran bahwa sosok itu adalah manusia baru muncul setelah warga lain yang melintas memberikan informasi serupa.

“Setelah menerima informasi tersebut, saksi lainnya langsung mendatangi TKP dan menemukan korban dalam keadaan tergantung di sebuah pohon jambu air di depan rumah warga. Korban kemudian diturunkan dengan cara memotong tali menggunakan benda tajam dan dibantu warga sekitar untuk dievakuasi ke dalam rumah sementara,” jelas Sudirjo.

Menanggapi laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Ternate bersama tim identifikasi, Sat Samapta, dan dokter RS Bhayangkara segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan medis awal yang dilakukan dr. Susilawati Abdurahman, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh pemuda tersebut.

“Ditemukan lebam mayat di bagian belakang tubuh dan leher, serta sedikit cairan mani keluar dari alat kelamin korban. Sementara bagian tubuh lainnya tidak ditemukan kelainan,” ungkap Sudirjo mengenai hasil pemeriksaan luar oleh tim medis.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk tali jemuran berwarna hijau sepanjang 126 cm dengan simpul hidup yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya. Berdasarkan pengukuran di lapangan, tinggi dahan pohon tempat tali terikat mencapai 260 cm, sementara tinggi badan korban tercatat sekitar 161 cm.

Meski demikian, keluarga korban memilih tidak melakukan autopsi lebih lanjut dan telah menandatangani surat pernyataan resmi di Polsek Ternate Selatan yang menyatakan bahwa mereka menerima kejadian ini sebagai musibah. Hingga saat ini, kepolisian melalui Sat Reskrim Polres Ternate masih melakukan penyelidikan lebih dalam guna mengungkap motif di balik tindakan nekat yang dilakukan R.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter