Tandaseru – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi mengajukan usulan kebutuhan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Pengusulan tersebut dilakukan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pulau Morotai dengan menitikberatkan pada sektor-sektor prioritas yang menjadi kebutuhan mendesak di daerah.

Kepala BKD Pulau Morotai, Alfatah Sibua, mengonfirmasi tahapan saat ini masih dalam proses pengajuan di tingkat pusat. Menurutnya, jumlah final formasi tetap berada di tangan Menpan-RB.

“Benar ada pengusulan CASN, dan tahapannya masih usulan. Nanti Menpan-RB yang menentukan. Yang jelas, kami menyiapkan usulan sesuai skala prioritas kebutuhan daerah,” ujar Alfatah, Minggu (5/4/2026).

Senada dengan itu, Kabid Pengembangan BKD Morotai, Basirun Umaternate, menjelaskan pihaknya belum dapat merinci total kuota yang diusulkan karena seluruh proses dilakukan secara terintegrasi melalui sistem.

“Kami belum bisa memastikan berapa banyak yang diusulkan karena prosesnya by system. Kami juga tidak ingin berasumsi mengenai jumlah kuota yang didapat, sebab masih harus diverifikasi kembali oleh tim teknis Menpan dan BKN,” jelas Basirun.

Meski rincian angka belum dipublikasikan, Basirun membocorkan bahwa formasi tahun ini akan memberi ruang besar bagi lulusan lokal dan tenaga medis. Formasi yang dianggap langka dan spesifik akan diarahkan pada jurusan-jurusan yang tersedia di Universitas Pasifik (Unipas) Morotai.

“Salah satunya jurusan yang ada di Unipas, sehingga nanti alumni Unipas bisa berkompetisi. Selain itu, formasi kesehatan seperti tenaga dokter juga sangat dibutuhkan oleh daerah saat ini,” pungkasnya.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter