Tandaseru – Pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, terancam batal digelar di lapangan terbuka. Menyusul kondisi cuaca hujan yang terus menyelimuti wilayah tersebut, lokasi salat kemungkinan besar akan dipindahkan ke Masjid Agung Baiturrahman, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan.

Sebelumnya, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pulau Morotai telah menjadwalkan pelaksanaan salat Iduladha pada Rabu (27/5/2026) esok hari di Lapangan QMT Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan. Namun, hingga Selasa (26/5/2026) malam pukul 23:00 WIT, hujan deras masih terus mengguyur wilayah Pulau Morotai.

Kepala Bagian Kesra Setda Morotai, Sibli Sibua, menegaskan bahwa pemindahan lokasi ini dilakukan berdasarkan hasil koordinasi langsung dengan Bupati Morotai, Rusli Sibua.

“Sesuai hasil koordinasi dengan Pak Bupati, apabila malam ini cuaca hujannya terus deras dan tidak memungkinkan (di lapangan), berarti pengalihan tempat ke Masjid Agung Baiturrahman Morotai,” ujar Sibli, Selasa (26/5/2026) malam.

Untuk pelaksanaan salat Iduladha besok, Ustaz Riswan Samsudin dijadwalkan bertindak sebagai imam. Sementara itu, Khotbah Iduladha akan disampaikan oleh Rajak Lotar, yang juga Kepala Dinas Perpustakaan Morotai.

Selain agenda salat, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai juga telah menyiapkan 28 ekor sapi sebagai hewan kurban. Besok, rangkaian acara juga akan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masjid di Desa Muhajirin.

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter