Tandaseru – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perdana Cipta Mandiri (PCM) sukses memperkuat struktur fiskal Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, dengan menyetorkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp6 miliar sepanjang tahun buku 2025. Capaian ini menjadi bukti keberhasilan transformasi BUMD dalam mengelola unit bisnis secara profesional dan mandiri.
Keberhasilan tersebut dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dipimpin langsung oleh Bupati Ubaid Yakub didampingi Sekretaris Daerah sekaligus Dewan Pengawas, Ricky Chairul Richfat, serta jajaran direksi BUMD PCM.
Dominasi Sektor Jasa Pertambangan
Direktur Utama BUMD PCM, Tartum, mengungkapkan performa gemilang perusahaan tahun ini didominasi sektor jasa pertambangan yang menyumbang 95 persen dari total pendapatan. Stabilitas ini terjaga berkat kemitraan strategis dengan PT Aneka Tambang Tbk (Antam).
“Kemitraan dengan Antam, terutama dalam layanan jasa pengangkutan (hauling), material removal di wilayah Pulau Pakal, serta penyewaan alat berat, menjadi faktor kunci stabilitas usaha kami. Kontribusi Rp6 miliar ini adalah hasil kerja keras tim dan dukungan penuh pemerintah daerah,” ujar Tartum.
Bupati Ubaid memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Menurutnya, kontribusi miliaran rupiah ini merupakan indikator BUMD telah dikelola secara transparan dan akuntabel. Ia berharap tren positif ini terus ditingkatkan agar dampak ekonominya semakin dirasakan luas oleh masyarakat.
Senada dengan Bupati, Sekda Ricky mendorong BUMD PCM tidak cepat puas dan segera melakukan ekspansi bisnis di luar sektor tambang.
“Kami mendorong BUMD untuk membuka relasi bisnis yang lebih luas dan menjalin kemitraan strategis baru. Ke depan, BUMD tidak hanya menjadi entitas pencari untung, tetapi juga harus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah yang memberikan dampak sosial signifikan,” tegas Ricky.
Dalam RUPS tersebut, disepakati sejumlah langkah penguatan untuk tahun mendatang, di antaranya:
- Peningkatan Tata Kelola: Memperkuat sistem internal perusahaan (Good Corporate Governance).
- Diversifikasi Usaha: Mencari peluang bisnis baru guna mengurangi ketergantungan pada satu sektor.
- Pengembangan SDM: Meningkatkan kapasitas karyawan untuk menghadapi persaingan industri.
Dengan realisasi PAD yang signifikan ini, BUMD PCM optimistis dapat terus berperan aktif dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Halmahera Timur.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.