Tandaseru — Kawasan cagar budaya Benteng Oranje di Kota Ternate, Maluku Utara, menerima kunjungan kehormatan dari Direktur Program Internasional Natural Resources and Climate Justice (NRCJ) Ford Foundation, Anthony Bebbington, beserta rombongannya, Jumat (12/6/2026).

Kedatangan rombongan dari kantor pusat Ford Foundation New York ini disambut langsung Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate sekaligus Kepala Museum Alfred Russel Wallace dan Museum Rempah, Rinto Taib.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapatkan penjelasan mendalam mengenai jejak sejarah kolonial yang membekas di Benteng Oranje. Selain itu, mereka juga melihat langsung berbagai koleksi bersejarah yang disimpan di Museum Alfred Russel Wallace dan Museum Rempah Kota Ternate.

Menurut Rinto Taib, Anthony Bebbington mengaku terpukau dengan kekayaan sejarah Ternate sebagai “Kota Rempah”. Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Museum Alfred Russel Wallace, tokoh naturalis asal Inggris yang dinilai berkontribusi besar bagi perkembangan sains modern.

“Mr. Bebbington begitu antusias mendengarkan penjelasan terkait jejak warisan AR Wallace di Ternate, Maluku Utara, hingga Nusantara pada umumnya,” ujar Rinto.

Di sela-sela kunjungan, Rinto juga membagikan pengalamannya saat terlibat dalam penyelenggaraan Wallace Week pada tahun 2019 lalu, sebuah ajang yang sukses digelar berkat dukungan Kedutaan Besar Inggris di Indonesia.

Melihat besarnya potensi sejarah dan sains di wilayah ini, Rinto mengungkapkan rencananya untuk kembali menggelar event serupa di Ternate pada masa mendatang. Ia berharap agenda besar tersebut nantinya mendapat dukungan dari berbagai pihak agar dapat terealisasi dengan baik.

Sebagai informasi, Anthony Bebbington merupakan pimpinan tertinggi untuk program global NRCJ Ford Foundation, yang saat ini bertanggung jawab penuh atas pengelolaan program keadilan iklim dan sumber daya alam di Indonesia serta lima kantor regional lainnya di seluruh dunia.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter