Tandaseru – Wahana Visi Indonesia (WVI) melalui Project INCLUSION bersama PT Bio Agromitra Indonesia (Biokonversi) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ternate untuk mendorong pertanian inklusif, ketahanan pangan, dan pengelolaan sampah organik berkelanjutan.
Inisiatif ini dirancang untuk membangun sistem pangan yang tangguh sekaligus mengatasi tantangan sampah perkotaan melalui pendekatan ekonomi sirkular. Salah satu program unggulan yang tengah dikembangkan adalah pengolahan sampah organik menjadi pupuk cair untuk mendukung sektor pertanian, pertanian perkotaan (urban farming), penghijauan lingkungan, serta ketahanan pangan keluarga.
Melalui Project INCLUSION, WVI memfasilitasi kerja sama lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, swasta, kelompok tani, organisasi penyandang disabilitas, kelompok perempuan, perguruan tinggi, hingga komunitas lokal. Sejak tahun 2022, kolaborasi ini menerapkan pendekatan Inclusive Market Systems Development (iMSD) guna memperluas akses petani terhadap teknologi ramah lingkungan lewat penggunaan pupuk hayati Biokonversi di wilayah Maluku Utara.
Team Leader Project INCLUSION Maluku Utara, Purwono Budhi Rahmadi, menegaskan pentingnya integrasi antar-isu dalam pembangunan daerah.
“Pertanian, ketahanan pangan, pengelolaan sampah, dan pemberdayaan masyarakat merupakan isu yang saling berkaitan. Karena itu kami mendorong kolaborasi lintas sektor agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh semua pihak, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, petani kecil, dan masyarakat perkotaan,” ujar Purwono dalam siaran persnya, Kamis (11/6/2026).
Hingga pertengahan tahun 2026, program ini mencatat capaian signifikan dengan menjangkau 6.407 petani di Maluku Utara, di mana 1.126 di antaranya telah mengadopsi penggunaan Biokonversi dalam usaha tani mereka. Selain itu, program ini juga berhasil menjangkau 959 penyandang disabilitas serta mengaktifkan 34 toko tani di wilayah tersebut.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bio Agromitra Indonesia, Isra Darma, menambahkan konversi sampah organik menjadi pupuk cair merupakan solusi nyata yang memberikan manfaat ganda, baik untuk kelestarian lingkungan maupun peningkatan ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kota Ternate menyambut positif perluasan kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mengurangi volume beban sampah di area perkotaan.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.