Tandaseru — Qadhi Kesultanan Ternate, Hidayatussalam, secara tegas membantah narasi yang beredar di media sosial mengenai klaim pencopotan Sultan Hidayatullah Syah dan rencana pemilihan Sultan Ternate yang baru. Ia menegaskan, informasi tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

Bantahan resmi ini disampaikan untuk merespons unggahan akun Facebook Gorango Tavo pada Minggu, 18 Oktober 2026. Dalam narasi yang diunggah akun tersebut, diklaim bahwa lembaga adat Fala Raha telah mencopot Hidayat dan bakal menggelar pemilihan ulang Sultan Ternate baru.

Unggahan viral itu juga mencantumkan enam nama kandidat yang diklaim sebagai calon Sultan, yakni Nuzuluddin Syah, Firman Syah, Sahmardan Syah, Sofyan Syah, Bukhari Syah, dan Jamil Syah. Selain itu, narasi unggahan menyebutkan bahwa pemilihan diawali ritual puasa selama 40 hari di Kamar Puji Kedaton Kesultanan Ternate untuk melihat kandidat yang tereliminasi secara bertahap, hingga rencana acara puncak yang diklaim bakal dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. 

Menanggapi klaim-klaim dalam unggahan tersebut, Hidayatussalam memastikan seluruh isi narasi yang disebarkan tidak memiliki dasar dan tidak pernah ada di dalam Kedaton Kesultanan Ternate.

“Itu tidak benar, informasi hoaks. Di dalam Kedaton Kesultanan Ternate sudah ada Sultan Hidayatullah Syah. Jadi tidak ada prosesi pemilihan atau pergantian Sultan seperti yang beredar di media sosial,” tegas Hidayatussalam, Senin (19/10/2026).  

Ia menjelaskan, kedudukan Sultan Hidayatullah Syah saat ini sah serta mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun unsur TNI/Polri. Hubungan baik dengan aparat dan pemerintah tersebut senantiasa terlihat dari kehadiran pejabat resmi dalam berbagai prosesi serta agenda kesultanan.  

Hidayatussalam menambahkan, Sultan Hidayatullah Syah juga terus merangkul seluruh jajaran keluarga besar kesultanan hingga bala kusu sekano-kano demi menjaga persatuan dan tatanan pengelolaan adat. Saat ini, kelengkapan struktur lembaga adat di lingkungan Kedaton Kesultanan Ternate pun sudah berjalan sebagaimana mestinya.

“Sekarang Bobato sudah lengkap, Bobato Akhirat ada, Bobato Dunia juga ada, sehingga semua berjalan sesuai tatanan kesultanan,” pungkas Hidayatussalam.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter