Tandaseru — Kabar bahagia datang dari pasien anak asal Halmahera Barat, Natasya Belvania Pawat, yang sebelumnya menjalani perawatan akibat kelainan jantung bawaan di Jakarta. Setelah menjalani operasi dan perawatan selama kurang lebih dua bulan, Natasya dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, Minggu (4/10/2026).
Natasya merupakan salah satu pasien yang mendapat bantuan dari Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau Haji Robert, melalui program NHM Peduli.
Medis NHM Peduli, dr. Syamsul Bahri, membenarkan kabar tersebut. Ia menjelaskan, Natasya diberangkatkan tim NHM Peduli dari Ternate menuju Jakarta pada 5 Agustus 2026 untuk menjalani operasi dan perawatan.
Selama menjalani pengobatan di Jakarta, kebutuhan transportasi dan fasilitas pendukung Natasya ditanggung sepenuhnya oleh Haji Robert melalui NHM Peduli.
“Alhamdulillah, setelah menjalani operasi dan perawatan kurang lebih dua bulan di Jakarta, akhirnya Natasya dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang,” kata dr. Syamsul.
Menurutnya, bantuan pengobatan dan operasi bagi Natasya merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan Haji Robert dalam membantu masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan penanganan kesehatan.
Dr. Syamsul mengatakan, kepedulian tersebut menjadi bagian dari misi kemanusiaan yang dijalankan NHM Peduli.
“Pak Haji Robert selalu berpesan kepada kami dan seluruh tim NHM Peduli, dalam membantu pasien anak dengan penyakit jantung harus pakai hati,” ungkapnya.
Ia menambahkan, perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama keluarga yang sedang menghadapi persoalan kesehatan sekaligus keterbatasan ekonomi, perlu terus dilakukan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga lebih fokus menjalani proses pengobatan hingga pasien memperoleh kesembuhan.
Sementara itu, orang tua Natasya, Neys Natali, menyampaikan rasa terima kasih kepada Haji Robert dan seluruh tim NHM Peduli atas bantuan serta perhatian yang diberikan kepada putrinya.
“Terima kasih atas bantuan Pak Haji Robert dan Tim NHM Peduli. Berkat bantuan dan kepeduliannya, anak kami bisa sembuh,” ungkap Neys.
Ia mengaku tidak mampu membalas seluruh kebaikan yang telah diberikan kepada keluarganya. Doa menjadi ungkapan syukur atas bantuan yang diterima selama Natasya menjalani pengobatan di Jakarta.
“Kami tidak bisa membalas semua kebaikan Pak Haji Robert dan seluruh tim NHM Peduli. Kami sekeluarga hanya bisa mengirimkan doa agar Pak Haji Robert dan keluarga besar NHM terus diberikan kesehatan dan umur panjang,” sambungnya.
Kesembuhan Natasya menjadi kabar bahagia bagi keluarga setelah melewati proses operasi dan perawatan di Jakarta. Dukungan NHM Peduli diharapkan dapat terus memberikan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan akses pengobatan, khususnya pasien anak dengan kondisi kesehatan serius.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.