Tandaseru – Baru 13 hari dilantik Bupati Halmahera Barat James Uang, Camat Loloda Tengah (Loteng) Suparto Lansib langsung bergerak cepat meningkatkan pelayanan publik. Mantan Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Halbar ini resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Camat Menyapa Desa”.
Program ini dirancang sebagai agenda rutin untuk turun langsung ke pelosok desa guna menyerap aspirasi, mendengarkan persoalan warga, serta memastikan roda pemerintahan di tingkat desa berjalan optimal.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, mendengar secara langsung setiap aspirasi, melihat kondisi riil di lapangan, dan bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi desa,” ujar Suparto kepada tandaseru.com, Selasa (14/7/2026).
Langkah taktis Suparto diawali dengan menggelar pertemuan perdana pada 3 Juli 2026 yang melibatkan seluruh kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh pemuda se-Kecamatan Loloda Tengah. Koordinasi ini bertujuan menyatukan komitmen dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah.
Selanjutnya, pada Minggu (12/7/2026), Camat yang akrab disapa Parto ini menghadiri sekaligus menutup Open Turnamen Sepak Bola Eklesia Cup II di Desa Gamkahe, sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
Hanya berselang sehari, Senin (13/7/2026), program “Camat Menyapa Desa” resmi dimulai. Kunjungan perdana langsung menyasar 10 desa, yakni Desa Baja, Jangailulu, Pumadada, Gamkahe, Bilote, Tosomolo, Jano, Aruku, Bakun Pantai, dan Barataku.
Meski harus berhadapan dengan tantangan geografis yang berat—di mana sejumlah desa hanya bisa diakses via jalur laut dengan risiko cuaca ekstrem, serta akses darat yang masih sangat terbatas—hal tersebut tidak menyurutkan langkah Suparto.
“Keterbatasan akses bukan alasan bagi pemerintah untuk mengurangi kualitas pelayanan. Itulah semangat pelayanan yang ingin kami bangun di Kecamatan Loloda Tengah,” tegasnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kecamatan Loloda Tengah berharap sinergi dengan seluruh elemen masyarakat semakin solid. Komunikasi yang terbuka diharapkan mampu mempercepat realisasi pembangunan yang merata demi mewujudkan Halmahera Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.