Tandaseru – Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Rusli Sibua, memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Pulau Morotai, Senin (29/6/2026).
Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Rio Cristian Pawane, Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Pulau Morotai.
Dalam amanatnya, Bupati Rusli menegaskan Harganas bukan sekadar momentum seremonial tahunan, melainkan sebuah ruang refleksi untuk mengevaluasi sejauh mana ketahanan institusi keluarga di tengah tantangan zaman.
“Harganas ke-33 hari ini bukan sekadar barisan tanggal seremonial, melainkan sebuah jeda kultural dan refleksi nasional. Mari kita menengok rumah kita dan bertanya, sudahkah keluarga kita menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan siap melahirkan generasi pemenang,” ujar Rusli.
Rusli mengingatkan, era perubahan global yang cepat, penuh ketidakpastian, dan derasnya teknologi digital saat ini sangat memengaruhi dinamika kehidupan keluarga. Menurutnya, jika institusi keluarga rapuh, masa depan generasi muda akan dengan mudah tergerus oleh arus zaman.
Tiga Pilar Utama dan Penurunan Stunting
Untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas, Bupati menekankan pentingnya penguatan tiga pilar utama pembangunan keluarga, yaitu:
- Kesehatan
- Pendidikan Karakter
- Pengasuhan yang Baik
Salah satu fokus utama yang disoroti adalah komitmen bersama dalam menuntaskan persoalan stunting demi menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di masa depan.
“Kita harus menuntaskan persoalan stunting karena akan berdampak pada perkembangan anak dan kemampuannya bersaing di era kecerdasan buatan. Pemenuhan gizi pada seribu hari pertama kehidupan harus menjadi gerakan bersama di setiap keluarga,” tegasnya.
Batasi Gawai, Hidupkan Komunikasi
Di akhir sambutannya, Rusli memberikan pesan menyentuh kepada para orang tua, khususnya para ayah, untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi digital saat berada di rumah agar komunikasi dan kehangatan keluarga tetap terjaga.
“Jangan biarkan rumah menjadi sunyi karena semua sibuk menatap layar. Wahai para ayah, letakkan gawai Anda di rumah, peluk anak-anak, ajak mereka berdialog, dan batasi penggunaan gawai pada hal-hal yang produktif,” pesannya.
Ia berharap setiap orang tua mampu menjadikan rumah sebagai tempat yang paling dirindukan oleh anak-anak mereka.
“Selamat Hari Keluarga Nasional. Cintai keluarga dengan cinta yang terencana untuk membentuk keluarga berkualitas, Indonesia kuat, SDM unggul, dan bangsa pemenang,” pungkas Rusli.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.