Tandaseru – Komisi I DPRD Kabupaten Halmahera Selatan melakukan kunjungan konsultasi ke RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Provinsi Maluku Utara, Kamis (11/6/2026). Kunjungan ini bertujuan mempelajari tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), khususnya terkait optimalisasi pengelolaan dana Jasa Pelayanan (Jaspel) tenaga kesehatan.

Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Munawir Bahar, menjelaskan agenda ini merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat serta hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama manajemen RSUD Labuha. Salah satu poin krusial yang disoroti adalah belum terealisasikannya pembayaran dana Jaspel bagi nakes di RSUD Labuha, meski Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Tahun 2025 telah ditetapkan.

“Sebagai lembaga pengawasan, kami ingin mempelajari pola pengelolaan BLUD yang telah diterapkan di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie. Praktik baik dari kunjungan ini akan menjadi referensi kami dalam membantu penyelesaian permasalahan nakes di RSUD Labuha,” ujar Munawir di aula rumah sakit.

Kedatangan rombongan DPRD ini disambut Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, Agung Sri Sadono, S.Sos., M.Acc., mewakili Direktur RSUD.

Dalam pemaparannya, Agung menjelaskan pengelolaan BLUD di rumah sakit provinsi tersebut mengacu pada Permendagri Nomor 79 Tahun 2018. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan transparansi anggaran demi menjaga motivasi kerja pegawai serta kualitas pelayanan.

“Sesuai ketentuan, sekitar 40 persen dari total pendapatan rumah sakit dialokasikan untuk jasa pelayanan tenaga kesehatan dan pegawai, sedangkan 60 persen sisanya untuk operasional. Hak-hak pegawai ini harus dipenuhi secara tepat waktu,” jelas Agung.

Agung juga membagikan langkah transformasi yang telah berjalan di RSUD Chasan Boesoirie dalam beberapa tahun terakhir, termasuk migrasi dari sistem manual ke digitalisasi layanan dan keuangan, serta program penyehatan kas rumah sakit agar berjalan efisien dan berkelanjutan.

Di akhir pertemuan, Munawir mengapresiasi keterbukaan manajemen RSUD Chasan Boesoirie. Hasil pembelajaran ini dipastikan akan menjadi bahan masukan penting untuk membenahi tata kelola BLUD di Halmahera Selatan.

Agenda konsultasi ini turut dihadiri oleh jajaran wakil direktur, pejabat struktural, serta unit kerja terkait di lingkup RSUD dr. H. Chasan Boesoirie.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter