Tandaseru – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara, menggelar kegiatan bedah buku berjudul Siskamling Jaga Sula di Desa Waiipa, Kecamatan Sanana, Minggu (7/6/2026).

Buku tersebut merupakan sebuah cetak biru (blueprint) dan panduan praktis yang memuat langkah strategis untuk menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai benteng utama pencegahan kejahatan di masyarakat.

Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh. Hartanto dalam sambutannya menyatakan, siskamling yang aktif diharapkan mampu menekan angka kriminalitas secara mandiri di tingkat lingkungan.

“Melalui semangat kebersamaan, kita dapat menekan peredaran miras ilegal, perjudian, narkoba, serta mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Kodrat.

Sementara itu, Ketua STAI Babussalam Sula sekaligus tim perumus buku, Sahrul Takim, S.Pd.I., M.Pd.I., menjelaskan buku ini mendokumentasikan praktik baik dari Program Jaga Sula. Menurutnya, program ini bukan sekadar urusan keamanan, melainkan bentuk gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh dari masyarakat.

Acara bedah buku ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Sahbudin Lumbessy, S.Pd.I dan Syamsudin Buamona, B.S.Fil.I., M.Ag.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama para peserta yang hadir. Di akhir acara, Kapolres menyerahkan piagam penghargaan kepada kedua pemateri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pemikiran mereka.

Agenda ini turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Kepulauan Sula, personel TNI-Polri, tokoh masyarakat, akademisi, wartawan, serta relawan Jaga Sula. Melalui kegiatan ini, Polres Sula berharap kepedulian masyarakat terhadap siskamling terus meningkat demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Riski Sarmin
Reporter