Tandaseru — Universitas Khairun (Unkhair) mulai mematangkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I Tahun 2026 melalui Rapat Koordinasi Pimpinan yang digelar di Ruang Rapat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unkhair, Selasa (2/6/2026).
Rapat ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pelaksanaan KKN Tahap I Tahun 2026 berjalan sesuai rencana, mulai dari penetapan lokasi, pembekalan mahasiswa, hingga pelaksanaan sistem monitoring dan evaluasi kegiatan di lapangan.
Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala LPPM Unkhair, Prof. Dr. Sundari, S.Pd., M.Pd. Turut hadir dalam rapat tersebut Rektor Unkhair Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Drs. Hasan Hamid, M.Si, Sekretaris LPPM Prof. Dr. Hamidin Rasulu, S.Tp., M.P, Ketua Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (P2KM) Nurdin I. Muhammad, SE., M.Si, para dekan fakultas, serta Ketua Panitia KKN Tahap I Dr. Aziz Hasyim.
Dalam arahannya, Rektor Prof. Abdullah W. Jabid menyampaikan KKN merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memiliki peran strategis dalam memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh unsur yang terlibat bekerja secara profesional, kolaboratif, dan bertanggung jawab agar pelaksanaan KKN sukses di seluruh lokasi penempatan.
“Program KKN harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi ruang belajar yang efektif bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan,” ujar Prof. Abdullah.
Senada dengan hal itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Hasan Hamid, menekankan pentingnya kesiapan akademik dan administrasi sebelum mahasiswa diterjunkan. Menurutnya, KKN tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga wahana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
Di sisi lain, Kepala LPPM Unkhair, Prof. Sundari, menjelaskan rapat koordinasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses persiapan berjalan optimal.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan telah dipersiapkan dengan baik, termasuk koordinasi dengan pemerintah daerah dan desa, pembekalan mahasiswa, serta mekanisme monitoring dan evaluasi kegiatan,” jelas Prof. Sundari.
Dalam rapat tersebut, Ketua Panitia KKN Tahap I Tahun 2026, Dr. Aziz Hasyim, turut memaparkan kesiapan teknis pelaksanaan KKN. Paparan tersebut meliputi jadwal kegiatan, distribusi mahasiswa, sistem pelaporan, hingga pola koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Berbagai masukan dari pimpinan universitas dan para dekan juga ditampung sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan demi mendukung kelancaran program.
Melalui rapat koordinasi ini, KKN Tahap I Tahun 2026 Unkhair diharapkan dapat berlangsung secara efektif, terarah, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat di lokasi pengabdian.
Selain itu, aspek program ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi Unkhair dalam mendukung pembangunan daerah melalui kegiatan pengabdian yang inovatif, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Semangat “Dari Kampus untuk Negeri” pun kembali ditegaskan sebagai komitmen Unkhair dalam menghadirkan pengabdian nyata bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan bangsa.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.