Tandaseru – Malut United harus menyudahi perjalanan mereka di kompetisi BRI Super League 2025-2026 dengan kekalahan telak 1-7 dari tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026). Meski menutup musim dengan hasil minor, klub berjulukan Laskar Kie Raha tersebut dipastikan finis di peringkat keenam klasemen akhir.

Tampil dengan kondisi pincang akibat badai cedera dan akumulasi kartu, Malut United sebenarnya sempat memberikan perlawanan dan menciptakan beberapa peluang di awal babak pertama. Namun, Borneo FC yang diasuh Fabio Lefundes tampil jauh lebih tajam dengan menggelontorkan empat gol di paruh pertama.

Dominasi Pesut Etam berlanjut di babak kedua dengan tambahan tiga gol. Malut United hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol hiburan yang dicetak Frets Butuan pada menit ke-78.

Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, mengakui absennya sejumlah pemain pilar menjadi faktor utama rapuhnya performa tim di laga pamungkas ini. Kendati demikian, ia menegaskan kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi besar untuk musim depan.

“Malut United memperoleh banyak pelajaran dan pengalaman berharga musim ini. Pasti klub akan berbenah dan menjadi lebih baik dalam segala aspek,” ujar Hendri dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Dengan hasil ini, Malut United menutup musim kompetisi dengan raihan 53 poin dari 15 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 11 kekalahan. Koleksi poin mereka sebenarnya sama dengan Bhayangkara FC (peringkat 5) dan Dewa United (peringkat 7). Namun, Malut United harus puas di posisi keenam karena kalah head-to-head dari Bhayangkara FC, tetapi unggul head-to-head atas Dewa United. Sementara itu, Borneo FC mengakhiri musim sebagai runner-up di bawah sang juara, Persib Bandung.

Walau gagal meraih kemenangan di laga terakhir, musim ini mencatatkan torehan positif bagi produktivitas lini serang Malut United. Mereka menjadi tim tersubur kedua di liga dengan koleksi 68 gol dari 34 laga, tepat di bawah Borneo FC yang mengemas 74 gol.

Keberhasilan ini juga dilengkapi dengan prestasi individu striker andalan mereka, David Da Silva, yang menyabet gelar pencetak gol terbanyak (top scorer) dengan torehan 23 gol, sekaligus masuk ke dalam daftar Best XI BRI Super League 2025-2026.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter