Tandaseru — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara mendatangkan instruktur dari Balai Besar Tenun dan Tekstil Bandung, Ade Mulyana.

Kedatangan Ade Mulyana sebagai bentuk keseriusan Pemerintah dalam melestarikan warisan budaya tenun di Maluku Utara.

Kepala Disperindag Malut, Yudhitya Wahab mengatakan, Tenun Kolancucu merupakan tenun tertua di Provinsi Maluku Utara karena sudah berusia sekitar 300-400 tahun lalu dan sudah hampir punah.

“Pada tahun 2022 Dekranasda Kota Ternate menginventarisir penenun Kolancucu hanya tersisa empat orang yang merupakan generasi ke enam penenun kolancucu, kemudian terus dibina hingga sekarang terdapat sembilan orang penenun yang masih eksis,” ujar Yudhitya, Rabu (12/6/2024).