Sekilas Info

KKJ Desak Adili 3 Prajurit TNI-AL yang Diduga Culik dan Aniaya Jurnalis Sukandi di Halmahera Selatan

Ilustrasi kekerasan terhadap jurnalis. (Istimewa)

Tandaseru -- Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) mengecam tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh tiga anggota TNI AL terhadap Sukandi Ali, jurnalis media online di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Kejadian ini diduga terjadi di bangunan lantai dua, Pos TNI AL Panamboang, Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, pada Kamis, 28 Maret 2024.

Dalam siaran persnya, Senin (1/4), Koordinator KKJ, Erick Tanjung menjelaskan pihaknya telah memverifikasi dan memperoleh kronologi kejadian dari keterangan korban Sukandi. Kejadian itu berawal saat korban dijemput oleh dua terduga pelaku di rumahnya yang diantar Babinsa Desa Babang yang diminta menunjukkan alamat rumah korban.

Sukandi kemudian bersama dua anggota TNI AL dibawa dengan mobil menuju Pos TNI AL, yang berada di Pelabuhan Perikanan Panamboang. Sesampainya di pos, Sukandi kemudian diinterogasi perihal berita yang dibuatnya.

Saat diinterogasi, Sukandi dipukul dengan tangan kosong dan juga menggunakan sepatu Lars serta dicambuk menggunakan selang. Penganiayaan itu mengakibatkan luka dan lebam di sekujur tubuh, kepala, tangan dan bahu korban. Bahkan gigi korban ada yang patah akibat penyiksaan itu.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Ardian Sangaji
Editor: Ardian Sangaji