Di akhir, JATAM juga mengingatkan, bahwa Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia sebagai regulator transaksi keuangan dan penyelenggara pasar modal dan keuangan tertinggi di Indonesia, ikut dan wajib bertanggungjawab atas pembangkitan kerusakan ekologis dari investasi PT Trimegah Bangun Persada di Pulau Obi dan perairannya, beserta risiko pembengkakan biaya-biaya mitigasinya, seandainya mungkin untuk dilakukan.

Terkait


Terkini
Ekobis
PERHAPI Maluku Utara Apresiasi Tiga Perusahaan Tambang Raih Penghargaan Minerba 2026
57 menit yang lalu
Penting Dibaca
Hargai Jasa Guru, Dikbud Maluku Utara Siapkan Lima Kategori Apresiasi pada HGN 2026
1 jam yang lalu
Daerah
Pangdam Moloku Kie Raha Pimpin Senam Bersama dan Silaturahmi dengan Wartawan di Ternate
2 jam yang lalu
Perkara
Tiga Bulan Tanpa Kepastian, Kuasa Hukum Desak Polres Sula Serius Usut Laporan ITE
18 jam yang lalu


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.