Tandaseru — Pemerintah Provinsi Maluku Utara bergerak cepat mendorong penguatan konektivitas wilayah kepulauan. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata daerah dalam mendukung program Asta Cita dan Prioritas Nasional pemerintah pusat.
Pemprov Maluku Utara kini fokus pada peningkatan mobilitas masyarakat, integrasi antarmoda, serta kelancaran distribusi logistik di wilayah kepulauan.
Melalui surat resmi bernomor 500.11.1/4690/G, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengajukan permohonan dukungan program prioritas dan mendesak di bidang transportasi untuk Tahun Anggaran 2027 kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia.
“Berdasarkan hasil Studi Tatanan Transportasi Wilayah Provinsi Maluku Utara, kita masih sangat memerlukan peningkatan sarana, prasarana, dan layanan transportasi,” tulis Sherly dalam surat resminya tertanggal 8 September 2026.
Sherly mengatakan, kondisi geografis Maluku Utara yang didominasi lautan membuat sektor transportasi menjadi urat nadi perekonomian. Dalam usulan tersebut, komponen yang menjadi prioritas meliputi pembangunan dan pengembangan pelabuhan, bandar udara, angkutan jalan, penyeberangan, serta angkutan laut dan udara.
Selain infrastruktur fisik, Pemprov juga menyoroti pentingnya fasilitas keselamatan jalan dan penyediaan subsidi angkutan perintis. Salah satu poin krusial dalam lampiran usulan tersebut adalah penambahan layanan subsidi angkutan perintis di tiga pelabuhan laut utama, yaitu Pelabuhan Sidangoli, Dodinga, dan Bobane Igo. Penambahan subsidi ini dinilai mendesak demi memangkas biaya logistik dan mempermudah aksesibilitas masyarakat antarpulau.
Melalui dukungan Kementerian Perhubungan, Pemprov Maluku Utara optimis pemerataan pembangunan dan pemenuhan akses pelayanan dasar bagi masyarakat dapat terwujud lebih cepat.
Surat permohonan ini juga ditembuskan ke sejumlah pihak eksekutif dan legislatif tingkat pusat untuk mengawal anggaran tersebut, di antaranya Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Ketua Komisi V DPR RI, Anggota Komisi V DPR RI dapil Maluku Utara Irine Yusiana Roba Putri, serta seluruh jajaran Direktur Jenderal (Dirjen) di lingkungan Kementerian Perhubungan.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.