“Semua amanah yang dititipkan ini tentu tak lepas dari dukungan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat yang berkontribusi besar hingga pada hari ini,” ungkapnya.

Sebagai politikus brilian, siapa sangka Zulkifli berlatar belakang pendidikan sarjana Teknik Sipil. Ia memulai jenjang pendidikan S1 Teknik Sipil di Universitas Dr. Sutomo Surabaya tahun 1996.

Lalu, pada tahun 2016 Ketua DPW PKS Maluku Utara ini kembali melanjutkan studi S2 jurusan perancangan prasarana Teknik Sipil di Universitas Hasanuddin Makassar.

“Pasti banyak yang bertanya-tanya kenapa saya lebih memilih terjun ke dunia politik. Hanya satu alasan saya yaitu hairunnas anfauhum linnas (sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lain),” jelasnya.

Tak kalah dengan politisi lainnya, Zulkifli juga dikenal sebagai sosok yang memiliki kemampuan komunikasi politik dan mahir berbahasa Inggris. Ia juga memiliki segudang pengalaman di bidang organisasi. Salah satunya HMI.

Di Parlemen, ia dikenal sebagai legislator yang menolak berkompromi dengan hal-hal yang tak sejalan dengan kepentingan publik.