Tandaseru — Wakil Gubernur Maluku Utara M Al Yasin Ali membuka evaluasi kinerja dalam rangka konvergensi percepatan penanggulangan stunting dengan perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan instansi terkait di ballroom Red Corner Kota Ternate, Senin (10/10).
Al Yasin mengatakan, pada setiap kegiatan TPPS, ia selalu mengingatkan sasaran program Indonesia Sehat adalah meningkatnya derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung oleh dukungan finansial dan pemerataan pelayanan kesehatan.
Berdasarkan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, mendorong pemerintah daerah untuk membentuk tim koordinasi percepatan penurunan stunting baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dengan struktur yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
Perpres ini juga mengisyaratkan penguatan kerangka pendanaan stunting menggunakan pendanaan melalui APBN, APBD, APBDes, dan sumber-sumber pendanaan lain yang sah berdasarkan peraturan yang berlaku.
“Lagi-lagi persoalan dana menjadi sebuah tantangan dalam upaya penurunan stunting sebab kebutuhan akan makanan tambahan yang bergizi dan pelayanan kesehatan yang baik bagi ibu dan anak pastilah berkonsekuensi pada ketersediaan dana baik yang bersumber pada APBN, APBD, dan APBDes,” ungkap Yasin.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.