Aksi tersebut hingga kini belum terlihat titik terang. Sebab, Pemerintah Daerah yang sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat belum ada tindakan nyata. Khusus di Kota Ternate, aksi dilakukan ribuan mahasiswa diakomodir oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate telah menduduki kantor DPRD Kamis 8 September kemarin.

Mendapat respon positif dari salah satu pimpinan di DPRD Ternate yang berjanji menindaklanjuti dengan membuat pernyataan sikap agar Pemerintah Pusat segara untuk mengevaluasi kenaikan harga BBM. Seharusnya, sikap ini juga dilakukan pimpinan DPRD ada di setiap kabupaten/kota di Maluku Utara dan juga pimpinan daerah ini agar menjadi kekuatan besar. Semoga harga BBM bisa ditinjau kembali dan negara ini benar-benar pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. (*)