Meski demikian kita menyadari bahwa Indonesia dibebrapa momentum politik terakhir senantiasa diwarnai politik Identitas. Namun kita juga harus percaya dari setiap fase dan waktu, akan ada kebaikan-kebaikan, kecerdasan orang-orang Indonesia dan kesadaran semua pihak untuk menuntun perbedaan menjadi rahmatan bagi Nusantara

Dalam buku Politik Identitas dan Masa Depan Prularisme Kita Buya Syafii Maarif menguraikan bahwa politik identitas dalam bentuk apapun tidak akan membahayakan keutuhan bangsa dan negara ini di masa depan, selama cita-cita para pendiri bangsa tentang persatuan dan integrasi nasional, semangat Sumpah Pemuda yang telah melebur sentimen kesukuan, dan Pancasila sebagai dasar filosofi negara tidak dibiarkan tergantung di awang-awang, tetapi dihayati dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Semoga. (*)