Sekilas Info

Gunakan Atribut Almarhum Bupati, Komisioner Bawaslu Haltim Minta Maaf

Unggahan oknum Komisioner Bawaslu Haltim yang dipersoalkan. (Istimewa)

Tandaseru -- Salah satu Komisioner Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara Kartini Abdullah meminta maaf atas unggahannya di media sosial Facebook. Pasalnya, beberapa waktu lalu Kartini mengunggah fotonya yang mengenakan kaos bergambar almarhum Bupati Haltim Muh Din Ma’bud yang sebelumnya juga mencalonkan diri sebagai bupati petahana.

Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin kepada tandaseru.com menyatakan, secara kelembagaan Bawaslu Malut telah meminta klarifikasi dari Kartini. Kepada Bawaslu, Kartini mengaku tidak tahu jika sebagai penyelenggara pemilu ia tak dibolehkan mengenakan atribut berkaitan dengan calon kandidat.

“Dia beralasan tidak mengetahuinya jika penggunaan kaos itu bertentangan dengan kode etik penyelenggara. Dia pikir (karena) yang bersangkutan sudah almarhum. Jadi ada kekhilafan,” tutur Muksin, Selasa (15/9).

Muksin menegaskan, meskipun kandidat tersebut sudah meninggal, penggunaan kaos atau atribut lain yang berkaitan dengannya tetap tidak boleh. Apalagi almarhum masih ada pengaruhnya terhadap pasangan calon yang menggantikannya.

"Dari etiknya kemungkinan dia tidak memahami soal penggunaan kaos dan postingan yang dilakukan," ujarnya.

Alhasil, Kartini pun menyampaikan permintaan maaf atas kekhilafannya tersebut. Diketahui, unggahan yang dipersoalkan bawaslu Malut itu juga telah dihapus beberapa waktu setelah diunggah.

“Secara kelembagaan kita sudah melakukan peneguran terhadap yang bersangkutan. Untuk itu secara pribadi dia sudah minta maaf kepada Bawaslu Provinsi," tandas Muksin.

Penulis: Yunita Kaunar
Editor: Ika FR