Tandaseru — Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara memastikan penyaluran sisa bantuan sosial (bansos) bagi warga yang belum kebagian bakal dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini, Dinsos fokus melakukan verifikasi dan mengajukan usulan anggaran ke Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah direalisasikan.
Kepala Dinsos Tikep, Amir Gorotomole saat dikonfirmasi tandaseru.com menyatakan, sisa penyaluran akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
“Saat ini tinggal diverifikasi saja. Setelah itu kemudian kita akan ajukan permintaan ke Keuangan untuk proses pencairan dananya untuk sisa penyaluran sembako yang belum didapat masyarakat itu,” terangnya, Rabu (17/6).
Amir berujar, keterlambatan penyaluran lantaran masih menunggu data yang dimasukkan oleh pihak kelurahan maupun desa serta melakukan verifikasi agar tidak ada penerima sembako yang dobel. Selain itu, keterlambatan penyaluran juga disebabkan karena Dinsos sendiri masih perlu menunggu desa atau kelurahan yang masih melakukan pendataan.
“Makanya kami menunggu ini, supaya ketika penyaluran tidak ada lagi masalah di lapangan, seperti halnya tidak ada keluhan warga yang belum mendapatkan sembako,” katanya.
Dia memaparkan, sisa penyaluran sembako yang belum disalurkan berdasarkan data yang dimasukkan sebanyak 1.500 Kepala Keluarga (KK) lebih. Namun beberapa waktu lalu Dinsos telah menyalurkan untuk 587 KK setelah diverifikasi.
“Jadi sisa yang belum tersalur ini kurang lebih mendekati seribuan KK lagi,” ungkapnya.
Sejauh ini, total pembagian sembako yang bersumber dari APBD sudah tersalur ke masyarakat sebanyak 21.314 KK.
“21.314 ribu itu sudah termasuk dengan 587 yang baru-baru ini kami salurkan. Jadi sisanya itu kurang lebih mendekati 1.000 yang belum tersalur,” jelas Amir.
Besaran dana yang dipakai untuk belanja sembako bagi 21.314 KK itu berkisar Rp 15 miliar.
“Jadi untuk sisanya 1.000 KK yang belum disalurkan itu rencana akan kami usulkan ke Keuangan untuk segera diproses pencairannya. Karena sisa 1.000 KK itu tidak termasuk di dalam Rp 15 miliar itu,” pungkas Amir.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.