Tandaseru — Kejari Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, meminta masyarakat berhati-hati terhadap maraknya kasus penipuan dengan motif mencatut nama petinggi Kejari. Pelaku penipuan biasanya menyasar pejabat-pejabat daerah.

Ada oknum yang mengaku Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari lalu menghubungi sejumlah kepala dinas untuk meminta sejumlah imbalan uang.

Kepala Kejari Yuana Nursyiham mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari beberapa kepala dinas dan mantan bupati bahwa ada oknum yang mengaku sebagai Kasi Pidsus. Penipu itu lalu mengirimkan sebuah nomor yang diakunya sebagai nomor Kajari dan meminta para pejabat menghubunginya.

“Ia buat seakan-akan itu nomor ponsel saya, karena ia pakai foto saya di kontak WhatsApp-nya,” ungkap Yuana, Selasa (8/8).

Yuana bilang, oknum tersebut ingin berkoordinasi terkait penyelesaian laporan pengaduan adanya TPK.

“Dan meminta sejumlah imbalan uang,” ujarnya.