Tandaseru — Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku Utara mengapresiasi Pemda Halmahera Barat soal penanganan penurunan stunting.
Hal ini disampaikan Sekretaris BKKBN Ansar Djainahu usai Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Halmahera Barat di kantor Dinas P2KB Halbar, Kamis (27/7).
Ansar mengatakan, dilihat dari penanganan penurunan stunting 10 kabupaten/kota di Maluku Utara, Pemda Halbar sangat berkomitmen penanganannya mulai dari stakeholders, hingga OPD yang tergabung di TPPS dari kabupaten, kecamatan hingga desa.
“Komitmen stakeholders-nya sangat tinggi, termasuk bupati, wakil bupati, sekda, ketua TP PKK dan OPD yang tergabung di TPPS. Kita punya data survei SSGI, data survei nasional untuk Maluku Utara dari angka 26,1 persen, dan dari kabupaten/kota yang turun drastis itu Halbar 6,1 persen,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan rutinitas BKKBN dalam hal percepatan penurunan stunting di semua kabupaten/kota.
“Tujuan dari kegiatan forum percepatan koordinasi penurunan stunting gunanya untuk kita ingin mendapatkan informasi atau masukan dari setiap daerah di kabupaten/kota,” ujarnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.