Tandaseru — Setelah beberapa jam Aliansi Suara Rakyat Kota Ternate dan emak-emak pedagang melakukan aksi, Wakil Wali Kota Ternate, Maluku Utara, Jasri Usman, dan Sekretaris Daerah Jusuf Sunya menemui masa aksi di halaman kantor wali kota, Kamis (9/9).
Dalam aksinya, massa menuntut penyelesaian persoalan penataan pasar, pembangunan Dermaga Sulamadaha-Hiri, pembangunan Pertashop, dan penyediaan air bersih.
Jasri di hadapan massa aksi menegaskan tuntutan tersebut akan segera ditindaklanjuti.
“Saya secara pribadi, apa yang menjadi mata pencaharian ibu-ibu, bapak-bapak yang ada di pasar dan rasa senasib saya ikut bertanggung jawab. Dimana saya punya orangtua di pasar bisa mendapatkan rezeki yang melimpah sehingga kesejahteraan dan kebahagiaan dalam hidup rumah tangga bisa tercapai,” ujar Jasri.

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Malut ini mengaku permasalahan yang terjadi di pasar bukan baru kali ini terjadi.
“Problem pasar ini memang dari dulu, bukan hanya hari ini karena di situlah orang berjualan. Tetapi pasar bukan diatur sendiri tetapi harus pasar ada aturan yang kita harus mampu laksanakan supaya pasar itu bisa dipandang enak oleh masyarakat di Kota Ternate,” tegasnya.
Jasri juga menyampaikan permohonan maaf tidak sempat hadir di tengah pedagang yang melakukan unjuk rasa beberapa waktu lalu.
“Saya temui ibu-ibu di sini karena beberapa waktu yang lalu ketika ibu-ibu datang ke kantor wali kota saya ada agenda lain sehingga tidak sempat menemui ibu-ibu sekalian,” terangnya.
Ia mengaku akan segera memanggil Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk membicarakan tuntutan para pedagang tersebut.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.