Tandaseru — Pemda Halmahera Barat, Maluku Utara, terus mempercepat upaya membuka akses transportasi laut bagi masyarakat Kecamatan Loloda Tengah. Salah satu langkah konkret yang kini ditempuh adalah mengajukan peninjauan teknis alur pelayaran dan kolam labuh di Barataku sebagai syarat utama masuknya kapal perintis KM Sabuk Nusantara 35.

Melalui surat nomor 500.11/1092/HB/2026 yang bersifat sangat segera, Pemkab Halmahera Barat resmi mengajukan permohonan peninjauan alur pelayaran dan kolam labuh di Barataku kepada Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon.

Kepala Dinas Perhubungan Fabianus Atajalim menyatakan, langkah krusial ini diambil demi melancarkan rencana masuknya kapal perintis KM Sabuk Nusantara 35 di wilayah tersebut. Kehadiran kapal negara ini dinilai sangat mendesak untuk menjawab kebutuhan moda transportasi massal yang aman dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Loloda Tengah.

Fabianus menjelaskan, permohonan survei teknis ini merupakan tindak lanjut dari surat Bupati Halmahera Barat Nomor 500.11/977/HB/2026 tertanggal 27 Juli 2026, terkait Usulan Deviasi Penambahan Layanan Kapal Perintis di Barataku. Hal ini, kata dia, juga merujuk pada hasil keputusan rapat koordinasi dengan Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, yang digelar pada Selasa, 11 Agustus 2026 lalu.

“Salah satu poin penting dalam catatan rapat tersebut menegaskan bahwa wilayah Barataku harus mengantongi Rekomendasi Teknis Alur Pelayaran dan Titik Labuh Kapal dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon sebelum armada perintis dapat resmi beroperasi,” beber Fabianus ketika dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).

Sebagai bentuk komitmen penuh terhadap percepatan layanan transportasi ini, Fabianus menyebutkan, dalam surat tertanggal 4 September 2026 itu, Pemkab Halmahera Barat menegaskan bahwa seluruh biaya yang timbul dari pelaksanaan pekerjaan survei teknis alur pelayaran dan kolam labuh ini akan sepenuhnya dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Halmahera Barat.

“Dengan terlaksananya survei ini kelak, masyarakat Loloda Tengah diharapkan dapat segera menikmati layanan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 35. Masuknya kapal ini diproyeksikan mampu mendongkrak roda perekonomian lokal, mempermudah mobilitas warga, serta memperlancar distribusi logistik ke wilayah Halmahera Barat,” pungkasnya.

Sahril Abdullah
Editor
Mardi Hamid
Reporter