Tandaseru — Pemda Halmahera Barat, Maluku Utara, bakal segera melayangkan surat ke Distrik Navigasi Kelas I Ambon, guna mempercepat rencana labuh jangkar KM Sabuk Nusantara 35 di Barataku, Kecamatan Loloda Tengah.
Bupati James Uang menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah mengakhiri keterisolasian transportasi yang selama ini dirasakan masyarakat setempat. Saat dikonfirmasi, dirinya menyatakan telah menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk bergerak taktis secara administratif.
“Dinas Perhubungan akan segera melayangkan surat ke Distrik Navigasi Ambon guna melakukan peninjauan area labuh jangkar,” ungkapnya, Kamis (3/9/2026).
James mengatakan, langkah tegas ini diambil setelah perwakilan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat mengadakan koordinasi penting dengan pihak Kementerian Perhubungan dan perwakilan otoritas pelabuhan.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pertemuan strategis tersebut, rekomendasi teknis dari Distrik Navigasi Kelas I Ambon menjadi instrumen hukum dan keselamatan yang krusial. Rekomendasi ini dibutuhkan agar izin operasional kapal perintis di perairan Barataku dapat diterbitkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Barat Fabianus Atajalim mengatakan, pemerintah daerah tidak ingin membuang waktu. Otoritasnya siap memenuhi seluruh poin persyaratan teknis maupun fasilitas pendukung yang menjadi tanggung jawab daerah demi kelancaran agenda ini. Distrik Navigasi Ambon sendiri dikabarkan memberikan respons positif dan siap bersinergi mengawal kebutuhan masyarakat Loloda Tengah.
“Jadi dalam waktu dekat kami surati Distrik Navigasi, paling lambat besok kami sudah melayangkan surat. Untuk fasilitas penunjang bongkar muat, sementara menggunakan longboat milik masyarakat. Yang paling penting saat ini adalah menyurat ke Distrik Navigasi untuk turun survei agar KM Sabuk Nusantara bisa labuh jangkar,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.