Tandaseru — Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menyalurkan insentif kepada 1.189 ibu hamil, ibu menyusui, serta bidan desa melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A). Program ini dijalankan untuk mempercepat penanganan dan pencegahan stunting di wilayah tersebut.

Penyaluran insentif dibuka langsung Kepala DP2KBP3A Haltim Ihwan. Khusus wilayah Kecamatan Maba Tengah, tercatat sebanyak 99 orang menerima bantuan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat menyerahkan langsung insentif tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan penerima wajib memenuhi kriteria yang ditetapkan, termasuk terdaftar dalam program dan disiplin memeriksakan kesehatan di Puskesmas maupun Posyandu desa.

“Program ini bukan sekadar pemberian insentif, tetapi merupakan bentuk perhatian dan intervensi pemerintah daerah untuk memastikan ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan pelayanan kesehatan secara rutin,” ujar Ricky.

Ia menambahkan, langkah ini selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur serta mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Guna memastikan efektivitas program, Ricky menekankan pentingnya sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Sekda didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), serta Kepala Dinas Perhubungan Haltim.

Melalui program ini, Pemkab Halmahera Timur berharap kesadaran masyarakat menggunakan layanan kesehatan meningkat, sehingga pencegahan stunting dapat diperkuat sejak masa kehamilan hingga tumbuh kembang anak.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Hasrul Rao
Reporter