Tandaseru – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, terus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas nasional. Hingga saat ini, distribusi nutrisi bagi siswa-siswi di wilayah tersebut mencatatkan kemajuan signifikan dengan menyentuh angka 14.378 penerima manfaat.
Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyatakan tantangan geografis tidak menjadi penghalang bagi pemerintah daerah memastikan hak nutrisi anak-anak terpenuhi. Ia menegaskan, program ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi emas yang sehat dan bebas stunting.
“Kami memastikan bahwa program ini bukan sekadar memberikan makan, tapi merupakan langkah strategis menciptakan generasi Halmahera Barat yang cerdas dan kompetitif,” ujar James kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).
Berdasarkan data terbaru, operasional MBG di Halmahera Barat saat ini didukung oleh 7 Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG). Penerima manfaat terdiri dari 12.808 siswa di berbagai jenjang pendidikan (TK hingga SMA/SMK) serta 1.066 sasaran kategori 3B (Balita, Ibu Menyusui, dan Ibu Hamil) yang tersebar di 25 titik posyandu.
Untuk menjaga kualitas, Tim Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten rutin melakukan uji petik (sampling) terhadap menu yang disajikan.
“Setiap porsi dipastikan memenuhi standar kalori dan gizi sesuai kelompok umur dengan variasi menu agar siswa tidak bosan,” tambah bupati dua periode tersebut.
Program ini juga berdampak pada sektor ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal. Tercatat sebanyak 318 tenaga kerja terlibat, mulai dari pengelola gizi hingga petugas distribusi. Selain itu, pemerintah menggandeng 40 supplier dan UMKM lokal sebagai pemasok bahan baku.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat tengah menyiapkan penambahan 47 SPPG baru, yang terdiri dari 5 SPPG Mandiri dan 42 SPPG untuk wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), guna memastikan seluruh pelosok wilayah terlayani secara merata.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.