Tandaseru – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Ternate mengecam keras dugaan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis saat meliput laga BRI Super League antara Malut United FC melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (7/3/2026) malam.
Insiden tersebut menimpa beberapa wartawan, termasuk jurnalis RRI Ternate, Irwan Djailani. Dugaan intimidasi muncul saat para jurnalis mendokumentasikan perangkat pertandingan yang menuju ruang ganti sekitar pukul 23.05 WIT.
Ketua PWI Kota Ternate, Ramlan Harun, menyatakan seorang pria yang diduga oknum official Malut United menghampiri wartawan dan memaksa mereka menghapus rekaman video. Oknum tersebut dilaporkan berteriak dan memprovokasi suporter di lokasi.
“Kamu wartawan, kamu harus hapus video itu,” ujar pria tersebut sebagaimana ditirukan saksi di lokasi.
Tak hanya tekanan verbal, oknum tersebut juga meminta steward mengusir wartawan dari area tribun, meskipun para jurnalis mengantongi ID Card resmi peliputan. Situasi makin memanas saat oknum yang sama menggedor pintu ruang ganti wasit dan melontarkan umpatan, hingga menyebabkan perangkat pertandingan tertahan selama 1,5 jam di dalam stadion demi keamanan.
Pelanggaran Undang-Undang Pers
Ramlan menegaskan, tindakan menghalangi kerja pers dan pemaksaan penghapusan karya jurnalistik merupakan pelanggaran serius terhadap UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Setiap orang yang sengaja menghambat kerja pers dapat dipidana penjara hingga dua tahun atau denda maksimal Rp 500 juta. Wartawan dilindungi oleh undang-undang dan Kode Etik Jurnalistik dari perampasan alat maupun penghalangan tugas,” tegas Ramlan.
Kekecewaan juga disampaikan Pimpinan Media Halmahera Post, Firjal Usdek. Ia menilai tindakan oknum manajemen tersebut sangat mencederai kebebasan pers, mengingat para jurnalis berada di area yang sah sesuai aturan panitia.
Di lokasi kejadian, pemilik Malut United FC, David Glen Oei, sempat menegur wartawan terkait keberpihakan dalam peliputan.
“Kamu dari mana? Kalau dari Ternate kenapa tidak mendukung kami,” ucapnya.
Laga antara Malut United FC vs PSM Makassar sendiri berakhir imbang dengan skor 3-3. PWI Ternate mendesak agar insiden ini menjadi perhatian serius demi menjamin keamanan profesi jurnalis di lingkungan olahraga nasional.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.