Tandaseru — Ratusan karton obat-obatan kedaluwarsa ditemukan tersimpan di sejumlah fasilitas layanan kesehatan (faskes) di kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, termasuk di RSUD Ir Soekarno dan Dinas Kesehatan setempat. Penemuan mengejutkan ini terjadi saat Asisten II Sekretariat Daerah Morotai, Marwan Sidasi, melakukan inspeksi mendadak pada Kamis (30/10/2025).
Obat-obatan yang kedaluwarsa sejak tahun 2022 hingga 2024 ini merupakan belanja yang bersumber dari APBD Kabupaten Pulau Morotai. Menurut keterangan, obat-obatan tersebut tidak terpakai sejak masa kepemimpinan Bupati Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma, atau masa mantan Direktur RSUD Intan Imelda Engelbert Tan dan mantan Kadis Kesehatan dr. Julys Giscard di awal tahun 2022.
Faskes yang ditemukan obat kedaluwarsa tersebut adalah RSUD Ir. Soekarno, Puskesmas Morodadi, Puskesmas Daruba, dan Dinas Kesehatan. Obat-obatan dalam jumlah besar tersebut ditemukan menumpuk di gudang.
Marwan menyatakan penyesalannya atas temuan ini.
“Saya pikir mereka semua sudah memahami etika profesi, tinggal bagaimana kita memberi motivasi agar benar-benar diterapkan dalam pekerjaan, karena ini menyangkut pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegas Marwan, yang juga meminta petugas medis RSUD untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Marwan menyoroti kerugian yang dialami daerah akibat pembelian obat-obatan yang sia-sia tersebut.
“Kita tidak bisa melihat ratusan karton obat kedaluwarsa itu sebagai sampah. Di baliknya ada anggaran besar yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Namun obat-obatan itu tidak dimanfaatkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, situasi ini menjadi ironis lantaran di sisi lain masyarakat justru mengeluhkan kekurangan obat di fasilitas kesehatan.
Menanggapi temuan ini, Marwan akan segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan, para kepala puskesmas, dan pengelola farmasi untuk melakukan rapat evaluasi guna mencari solusi dan pertanggungjawaban atas aset daerah yang tidak termanfaatkan ini.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.