Tandaseru — Keluarga Besar Waigitang Maluku Utara akan menggelar silaturahmi akbar yang dirangkaikan dengan deklarasi calon ketua umum Makayoa Maluku Utara di Kota Ternate, Sabtu (14/11/2026) mendatang.

Persiapan tersebut dimatangkan setelah Ketua Umum IKW Waigitang Kota Ternate, Zulkifli Zam Zam, bersama Ketua Umum IKB Waigitang Kabupaten Halmahera Selatan, Walid Syukur, secara resmi menunjuk Samsir Hamajen sebagai ketua panitia dan Iswan S Thaib sebagai sekretaris panitia. Penunjukan ini dilangsungkan di Resto Syamatira, Kelurahan Makassar Timur, Kecamatan Ternate Tengah, Rabu (4/11/2026) malam.

Zulkifli menyatakan, setelah panitia pelaksana terbentuk, pihaknya langsung mengoordinasikan aspek teknis kesiapan kegiatan. Ia juga mengungkapkan, sejumlah tokoh dan sesepuh nasional asal Waigitang akan diundang untuk menghadiri acara tersebut.

“Sejumlah tokoh dan sesepuh Waigitang secara nasional akan diundang,” jelas Zulkifli yang juga merupakan Dosen Universitas Khairun (Unkhair) tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Walid Syukur menambahkan kegiatan ini tidak hanya mempererat ikatan kekeluargaan antarsesepuh dan keluarga besar Waigitang di Maluku Utara, tetapi juga menjadi momentum penting mendeklarasikan figur calon ketua umum Pengurus Besar Makayoa Maluku Utara yang berasal dari Waigitang.

“Jadi silaturahmi keluarga besar Waigitang Maluku Utara ini sekaligus deklarasi calon ketua umum Makayoa Malut asal Waigitang,” tegas Walid.

Sementara itu, Ketua Panitia Samsir Hamajen menyampaikan panitia langsung bergerak cepat mengadakan rapat guna mengurus izin penggunaan fasilitas publik. Salah satu langkah awal panitia adalah menyurati Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, untuk memohon penggunaan Aula Kantor Wali Kota Ternate sebagai pusat acara pembukaan.

“Ada dua lokasi yang kami panitia siap surati pelaksanaan silaturahmi keluarga besar Waigitang dan deklarasi calon ketua umum Makayoa Maluku Utara, salah satunya di Aula Kantor Wali Kota Ternate,” jelas Samsir yang juga dosen Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Maluku Utara itu.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter