Tandaseru – Wakil Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Rio Christian Pawane, resmi menutup gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) IX tingkat kabupaten tahun 2026.

Acara penutupan yang berpusat di Gedung Islamic Center, Kecamatan Morotai Selatan, Jumat (5/6/2026) malam tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Morotai, Muhammad Umar Ali, serta jajaran panitia dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak, mulai dari panitia Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Dewan Hakim, hingga para pembina yang telah menyukseskan jalannya kompetisi keagamaan yang diikuti oleh 90 peserta ini.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ IX tahun ini,” ujar Rio.

Alquran Sebagai Pedoman Hidup

Rio menekankan, nilai-nilai Alquran yang telah digaungkan selama pelaksanaan MTQ tidak boleh berhenti sebatas perlombaan. Nilai-nilai tersebut harus diimplementasikan sebagai pedoman membangun kehidupan masyarakat Morotai yang rukun, damai, dan berakhlak mulia.

Ia juga mengingatkan, esensi utama dari MTQ adalah sebagai sarana syiar Islam dan media pembinaan umat.

“MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan siapa yang terbaik. Lebih dari itu, ini merupakan wadah untuk melahirkan generasi Qurani yang memiliki kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual, dan kemuliaan akhlak,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Rio memberikan ucapan selamat kepada para kafilah yang berhasil meraih juara pada malam penutupan tersebut. Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan ke tingkat yang lebih tinggi.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, Rio berpesan agar tidak berkecil hati dan tetap semangat dalam berlatih.

“Kegagalan hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan di masa yang akan datang,” tandasnya, sekaligus menutup secara resmi seluruh rangkaian MTQ IX Tingkat Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2026.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter