Tandaseru — Seorang pemuda menjadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda di Taman Love Kota Ternate, Maluku Utara, pada malam Tahun Baru 2025. Akibatnya, korban yang bernama Muhammad Rukkah Harisun (26 tahun) itu mengalami patah tulang hidung dan luka di wajahnya.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 00:15 WIT, Rabu (1/1/2025). Korban mengungkapkan, peristiwa itu bermula saat kakinya terkena petasan. Karena sakit dan terluka, korban lalu marah dan menegur pelaku, serta meminta pertanggungjawaban pelaku. Saat itu pula pelaku meminta maaf dan mengakui kesalahannya.
Merasa terganggu lantaran masih ada yang memasang petasan, korban lalu menegur pihak pengelola Taman Love untuk menghentikan aktivitas bakar petasan.
“Karena masih ada yang bakar petasan saya togor, marah dan bilang pengelola harus tanggung jawab dan kase barenti sudah,” ungkap Rukkah.
Tak lama kemudian, datang empat pemuda yang tiba-tiba memukul dan menendang korban.
“Terus ada empat orang datang mangaku anak kampong. Saya langsung kasana mangada dorang, dengan harapan dong bantu kase amankan atau kase pindah yang bakar petasan. Kong saya tanya ngoni sapa? Dong bilang anak kampong. Belum jelaskan bae-bae, dong so masok pukulan deng tendang. Saya taguling-guling di tenda. Pengeroyokan itu dilakukan lebih dari 5 orang,” jelasnya.
Atas insiden pengeroyokan itu pula, korban langsung melaporkan ke Polres Ternate.
Kasi Humas Polres Ternate AKP Umar Kombong saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
“Iya benar, laporan sudah masuk,” singkat Umar.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.