“Dan pada saat itu Zainal Abidin Sjah berdiri dan mengatakan Tidore dan Papua masuk di dalam wilayah Indonesia. Maka pada saat itulah disebut NKRI, dan disebut dari Sabang sampai Merauke,” paparnya.
“Karena jasa baik itu, Ibu Megawati, anak kandung dari mendiang Soekarno, the founding father itu, mengatakan pastikan Sultan Tidore maju. Kalau Sultan Tidore maju jangan berikan PDIP kepada yang lain, kecuali kepada Sultan Tidore. Dan tidak boleh ada mahar satu sen pun yang diminta dari Sultan Tidore,” imbuh Sultan Husain.
Sultan pun mengajak warga Sula bersatu padu bahu membahu menyelamatkan Malut yang sedang “sakit”.
“Jangan torang biarkan Maluku Utara ini tenggelam. Jangan biarkan perahu ini bocor. Jangan biarkan korupsi merajalela di rumah besar Maluku Utara ini. Torang sama-sama turun tangan, pilih nomor 1,” tandasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.